Banjir Lumpuhkan Proses Belajar Mengajar di Trumon

Tags : banjir
Date :09 Desember 2017

Dampak banjir selain merendam ribuan rumah penduduk di Kecamatan Trumon, Trumon Tengah dan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan. Juga berdampak terganggunya proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), karena seluruh fasilitas pendidikan di daerah itu terendam luapan banjir setinggi 1- 2 meter.

Kepungan banjir juga meredam lintas nasional Tapaktuan-Medan di jembatan Ie Merah, Gampong Ladang Rimba, Kec. Trumon Tengah, sehingga jalur darat tersebut lumpuh total menyebabkan puluhan kendaraan terjebak dari Kamis hingga Jum’at (8/12/2017) malam.

Para siswa SLTA yang sedang ujian semester I hanya dapat mengikuti dari hari Senin dan Rabu, karena pada Kamis 7 Desember 2017, banjir mulai merendam sebagian kawasan Trumon, Trumon Tengah dan Trumon Timur.

Salah seorang guru SMAN 1 Trumon, Jaswadi, S. Si kepada Aceh Selatan News, Sabtu (9/12) mengatakan, dampak banjir hanya 50 persen siswa yang hadir untuk mengikuti ujian semester.

“Sekitar 71 siswa yang hadir, sebelumnya ruangan ujian sebanyak 8 ruangan maka hari Jum’at kemaren hanya tinggal 4 ruang lagi,” sebutnya.

Ia mengutarakan, siswa yang mengikuti ujian tersebut berasal dari Gampong Ujong Tanoh, Keude Trumon, Ie Meudama, Teupin Tinggi dan Pemukiman Bulohseuma

“Sedangkan siswa yang berasal dari Padang Harapan, Sigleng, Kuta Baro, Panton Bilie dan siswa berasal dari Trumon Tengah tidak bisa menghadiri ujian karena masih terjebak banjir,” ujarnya.

Bagi siswa yang belum mengikuti ujian ini, sambungnya, maka akan mengikuti ujian susulan ketika kondisi mulai membaik. Terkendalanya siswa mengikuti ujian ini, juga disebabkan tidak tersedia Bus Sekolah yang mampu menerobos luapan banjir yang menggenangi badan jalan untuk menuju ke sekolah.

“Untuk itu kami dewan guru sangat mengharapkan perhatian Pemkab Aceh Selatan untuk menyediakan Bus Sekolah sebagai sarana transportasi siswa dan siswi yang mengikuti ujian,” harapnya.(Azk)

 

Sumber : www.acehselatan.com